Posisi Merosot, Demokrat Panggil Lembaga Survei


JAKARTA, (TRIBUNEKOMPAS)  
By: Tommy.  

-  Fraksi Partai Demokrat berencana memanggil beberapa lembaga survei untuk meminta penjelasan ihwal metode dan variabel penelitian tingkat keterpilihan (elektabilitas) partai politik. Demokrat ingin tahu seperti apa pertanyaan yang diajukan dalam survei beberapa lembaga, yang menunjukkan penurunan elektabilitas Partai Demokrat itu.

"Kami menghargai dan kami tidak mengabaikan hasil survei, tapi tentunya PD punya cara dalam menyikapi," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf di kompleks parlemen Senayan, Senin, 18 Juni 2012.

Menurut Nurhayati, kecenderungan hasil survei selalu dikaitkan dengan persidangan bekas Bendahara Umum Demokrat, Muhammad Nazaruddin. Padahal, menurut Nurhayati, tidak hanya kader Demokrat yang tersandung kasus korupsi. Seharusnya masyarakat juga diberikan penjelasan survei itu menyangkut apa saja, di daerah mana saja, dan golongan mana saja yang disurvei. "Kami tidak mau ada pembodohan," katanya.

Nurhayati mengatakan, sebenarnya banyak program pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang justru mendukung rakyat. Dalam beberapa kali kunjungan ke daerah, Nurhayati menilai juga banyak respons positif dari masyarakat terhadap program pemerintah. "Makanya, akan kami tanyakan dan kami tidak boleh menafikkan keberhasilan pemerintahan SBY, khususnya dalam program kesejahteraan rakyat," kata dia.

Dalam setahun terakhir, sejumlah lembaga survei menemukan elektabilitas Partai Demokrat terus tergerus. Misalnya, dalam survei terakhir yang dilaksanakan Lingkaran Survei Indonesia pada awal Juni, suara partai pemenang Pemilu 2009 ini anjlok ke peringkat tiga dengan 11,3 persen suara. Padahal, dalam Pemilu 2009, suara Demokrat mencapai 21 persen.

Rencananya, pemanggilan beberapa lembaga survei akan dilakukan dalam sidang pleno fraksi yang dilaksanakan setiap hari Jumat. Namun Nurhayati belum bisa memastikan jadwal persisnya. "Kami masih carikan waktunya."